jasa-ekspedisi-logistik

Tidak Ada Bukti Penggunaan Telepon Selular Meningkatkan Resiko Kanker

Ajang Berita, Kesehatan, Teknologi - Sebuah riset menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada bukti penggunaan telepon selular meningkatkan resiko kanker.

Karena selama ini banyak peringatan mengenai tingginya resiko terkena kanker akibat dari penggunaan telepon selular.

Tidak Ada Bukti Penggunaan Telepon Selular Meningkatkan Resiko Kanker

Sebuah studi medis di Inggris selama 11 tahun yang dilakukan oleh program Mobile Telecommunications and Health Research (MTHR) telah menyimpulkan bahwa tidak ada bukti penggunaan telepon selular meningkatkan resiko kanker.

Berdasarkan riset tersebut tidak ada hubungan antara penggunaan telepon selular, atau berada dekat dengan Base Transceiver Station (BTS) sebuah jaringan telepon selular, dengan peningkatan resiko kanker.

Menurut laporan dari International Business Times, MTHR juga tidak menemukan bukti yang menyatakan bahwa penggunaan telepon selular dapat mengarah ke peningkatan resiko leukemia. 

Tidak-Ada-Bukti-Penggunaan-Telepon-Selular-Meningkatkan-Resiko-Kanker
Apakah Benar Tidak Ada Bukti Penggunaan Telepon Selular Meningkatkan Resiko Kanker?
Para peneliti juga tidak menemukan bukti bahwa paparan emisi dari BTS telepon selular selama kehamilan dapat mempengaruhi resiko pengembangan kanker pada anak usia dini.

Riset ini melibatkan 800 orang yang telah didiagnoss menderita leukima antara tahun 2003 dan 2009.

Mereka diminta menjawab pertanyaan mengenai penggunaan telepon selular mereka dan dan faktor risiko dari jenis kanker yang lain.

Disimpulkan bahwa tidak ada bukti penggunaan telepon selular meningkatkan resiko kanker. 

Para peneliti juga memeriksa sekitar 1.400 kasus anak-anak yang telah didiagnosis menderita kanker dan diamati mengenai paparan dari ibu mereka,dalam hal letaknya yang dekat dengan BTS telepon selular terdekat.

Riset tersebut juga memberikan beberapa usulan untuk peningkatan risiko leukemia myeloid akut yang terkait dengan penggunaan telepon selular, tapi itu tidak signifikan secara statistik dan cenderung anomali secara statistik.

Namun ini hanya sekedar hasil riset, anda tak harus langsung percaya bahwa tidak ada bukti penggunaan telepon selular meningkatkan resiko kanker.