jasa-ekspedisi-logistik

Android Menjadi Sasaran Dari 97% Mobile Malware Pada Tahun Lalu

Ajang Berita, Telematika – Bagi anda pengguna smartphone berbasis android, apakah anda tahu bahwa android menjadi sasaran dari 97% mobile malware pada tahun lalu? Sebenarnya bagaimana pengamanan piranti lunak dari smartphone yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat modern saat ini?

Android Menjadi Sasaran Dari 97% Mobile Malware Pada Tahun Lalu

Sistem Operasi Android telah menjadi sasaran tembak serangan mobile malware yang meningkat dibanding sebelumnya. Android menjadi sasaran dari 97% mobile malware pada tahun lalu. Menurut laporan terbaru dari F-Secure, tahun lalu Android menjadi target dari 97% serangan mobile malware, naik dari 79% di tahun 2012. Jumlah sebenarnya dari serangan yang ditujukan pada OS open source milik Google ini melonjak dari 238 serangan menjadi 804 serangan. Sebagai informasi saja, serangan pada Symbian hanya terjadi sekitar 3%, atau 23 serangan.

android-menjadi-sasaran-dari-97-mobile-malware-pada-tahun-lalu
Android Menjadi Sasaran Dari 97% Mobile Malware Pada Tahun Lalu
Sebenarnya serangan ini terjadi sebagian besar di luar Amerika Serikat, yang hanya mengalami serangan sekitar 5%. Dan Android menjadi sasaran dari 97% mobile malware pada tahun lalu. Dari sepuluh negara teratas yang melaporkan adanya upaya untuk menginfeksi Android, 75% dari insiden berasal dari Arab Saudi dan India. Pada lima negara-negara Eropa teratas yang ada pada daftar hanya ditemukan sekitar 15% kasus malware. Laporan itu juga mengatakan bahwa sungguh hal yang salah apabila mengatakan bahwa Google tidak berusaha untuk meningkatkan keamanan pada Android. Karena Google menyadari bahwa Android menjadi sasaran dari 97% mobile malware pada tahun lalu.

android-menjadi-sasaran-dari-97-mobile-malware-pada-tahun-lalu
Android Menjadi Sasaran Dari 97% Mobile Malware Pada Tahun Lalu
sumber: www.phonearena.com
Setelah dilakukan pengujian pada berbagai app stores dari pihak ketiga, satu dari tiga apps dari Android159 ditemukan mengandung malware. Walaupun sebenarnya malware tersebut lemah. Diperkirakan 1% dari aplikasi di Google Play Store telah terinfeksi malware. Tak heran Android menjadi sasaran dari 97% mobile malware pada tahun lalu.