jasa-ekspedisi-logistik

Permintaan Layanan Broadband Dan Televisi Berbayar Meningkat Di Jabodetabek, Bandung, Dan Surabaya

Ajang Berita, BisnisPermintaan layanan broadband dan televisi berbayar meningkat di Jabodetabek, Bandung, Dan Surabaya. Hal ini dirasakan oleh Link Net, dimana kinerjanya terus menunjukkan pertumbuhan pada semester pertama tahun 2015 yang mencapai lebih dari 1,55 juta homes passed.

Permintaan Layanan Broadband Dan Televisi Berbayar Meningkat Di Jabodetabek, Bandung, Dan Surabaya

PT Link Net Tbk berhasil mencatat serangkaian kinerja yang baik pada semester pertama tahun 2015 dengan peningkatan pendapatan sebesar 22% menjadi Rp1.238 miliar pada semester pertama tahun 2015, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2014. Hal ini mencerminkan adanya permintaan yang cukup banyak untuk layanan broadband dan televisi berbayar pada area cakupan Perseroan di Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya serta Bandung, karena Perseroan terus melakukan perluasan jaringannya, di mana saat ini mencakup 1.553.870 homes passed pada 30 Juni 2015.
permintaan-layanan-broadband-dan-televisi-berbayar-meningkat-di-jabodetabek-bandung-dan-surabaya
Permintaan Layanan Broadband Dan Televisi Berbayar Meningkat Di Jabodetabek, Bandung, Dan Surabaya
Selain menambah 121.363 homes passed pada semester pertama, Perseroan juga mencatat perluasan dalam jumlah pelanggan (RGU) broadband dan televisi berbayar, yang masing-masing meningkat menjadi 420.687 dan 392.850 atau 813.537 secara total. Posisi pemimpin pasar memungkinkan Perseroan untuk lebih memahami kebutuhan pelanggan, dan dengan demikian mampu menyesuaikan penawaran dan kapabilitas konten dalam rangka memberikan layanan yang terbaik. Hal ini terlihat jelas pada rasio paket combo Perseroan, di mana 94% dari pelanggan Perseroan berlanggan kedua layanan Broadband dan televisi berbayar, serta peningkatan ARPU menjadi Rp 415 ribu dalam semester pertama 2015.

Laba Usaha semester pertama 2015 meningkat 20% menjadi Rp 478 miliar, sementara Laba Bersih meningkat 13% mencapai Rp 314 miliar. Penerapan struktur manajemen biaya yang disiplin dan keunggulan operating leverage memungkinkan kami untuk mempertahankan marjin Laba Usaha yang tinggi, yang berada pada tingkat 39% pada semester pertama 2015.

Pada tanggal 30 Juni 2015, Link Net mengumumkan transaksi akuisisi 51% saham FMTV dengan jumlah sekitar Rp 10 Miliar. Akusisi ini sejalan dengan strategi Link net untuk meningkatkan nilai pemegang saham melalui kerjasama yang lebih baik dalam layanan televisi berbayar dan dengan memainkan peranan yang lebih besar dalam menentukan strategi-strategi televisi berbayar ke depannya.

Roberto Feliciano, Direktur Utama Link Net, menyatakan, “Kami senang dengan kinerja kami pada semester pertama tahun 2015, yang merupakan bukti atas fundemental Perseroan yang kuat, serta kekuatan tim dalam melaksanakan strategi pertumbuhan kami, bahkan di tengah-tengah masa kondisi pasar yang sulit. Kami tetap yakin dapat mencapai target pertumbuhan kami di tahun ini.”

PT Link Net Tbk didirikan pada tahun 1996, merupakan penyedia layanan via kabel yang terbesar di Indonesia, yang menyediakan layanan televisi berbayar dengan kualitas tinggi, koneksi broadband berkecepatan tinggi dan komunikasi data. Link Net beroperasi di Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya serta Bandung.

Link Net memiliki dan mengoperasikan jaringan kabel Hybrid Fibel Coaxial (HFC) yang menyediakan layanan akses internet berkecepatan tinggi untuk pelanggan-pelanggan ritel dan korporasi. Link Net juga mengoperasikan layanan televisi berbayar dengan berkolaborasi dengan PT First Media Television.

Permintaan layanan broadband dan televisi berbayar meningkat di Jabodetabek, Bandung, Dan Surabaya.