Tingkatkan Kesejahteraan Regional Pasca Pandemi, Kalangan Media China & ASEAN Jalin Komunikasi dan Pererat Kerjasama


China Media Group dan kalangan media di ASEAN bermitra guna meningkatkan pembangunan regional, sekaligus membuat pernyataan bersama tentang upaya mempererat kerja sama antar media ASEAN-China.

Tingkatkan Kesejahteraan Regional Pasca Pandemi, Kalangan Media China & ASEAN Jalin Komunikasi dan Pererat Kerjasama

Pada hari Rabu (14/7), China Media Group (CMG) dan kalangan media di ASEAN menjalin kemitraan guna mempererat komunikasi di ajang "2021 ASEAN Media Partners Forum".
tingkatkan-kesejahteraan-regional-pasca-pandemi-kalangan-media-china-asean-jalin-komunikasi-dan-pererat-kerjasama
Tingkatkan kesejahteraan regional pasca pandemi, kalangan media China & ASEAN jalin komunikasi dan pererat kerjasama
Para peserta ajang ini juga merilis pernyataan bersama untuk mempererat kerja sama antara CMG dan mitra-mitra media di ASEAN di era pascapandemi dan mewujudkan kesejahteraan regional yang lebih baik.

CMG menjadi tuan rumah ajang ini. Sekitar 100 tamu dari 33 organisasi di China dan 14 negara asing turut mengikuti ajang ini, baik secara langsung atau virtual.

Shen Haixiong, President dan Pemimpin Redaksi CMG, menyampaikan kata sambutan.

Menurutnya, bertepatan dengan peringatan hari jadi China dan ASEAN ke-30 pada tahun ini, media sangat berperan dalam mempromosikan stabilitas dan kesinambungan hubungan China-ASEAN.

"Dalam beberapa tahun terakhir, CMG dan kalangan media di negara-negara ASEAN telah terlibat dalam hubungan dan kerja sama multidimensi dan multilevel.

Kolaborasi ini secara efektif telah meningkatkan pemahaman bersama dan kepercayaan antarmasyarakat," jelas Shen.

Berdasarkan hubungan baik ini, Shen juga ingin memperluas kerja sama antara CMG dan mitra-mitra di ASEAN.

"Kami berharap agar berbagai pencapaian yang baik ini dapat mempererat kemitraan tersebut.

Kami juga ingin semakin banyak media di negara-negara ASEAN yang bergabung bersama kami untuk menyampaikan kisah-kisah China, ASEAN, serta pertukaran dan kerja sama China-ASEAN secara objektif dan jujur," kata Shen.

Martin Andanar, Sekretaris Biro Komunikasi Presiden Filipina berkata bahwa China Media Group dan CCTV Video News Agency telah menjadi mitra media yang dapat diandalkan.

Menurutnya, forum ini "terus menciptakan beragam peluang bagi negara-negara yang berpartisipasi untuk memperluas wawasan dan pemahaman mereka, serta meningkatkan kerja sama media di tengah pandemi Covid-19."

Alex Yeow Wai Siaw, Group Chief Executive Officer, Star Media Group, Malaysia, menekankan bahwa perkembangan seluruh kawasan menjadi landasan bagi terwujudnya dunia yang interdependen.

Yeow berkata, "Malaysia dan China selalu memiliki ikatan yang erat. Hal ini membuat kalangan media di kedua negara dapat berbagi wawasan untuk pembelajaran bersama."

Tham Loke Kheng, Chief Executive Officer, Mediacorp, asal Singapura, menilai kemitraan tersebut "sebagai kunci penting yang menggerakkan inovasi dan pertumbuhan media-media di Asia."

"Lewat kemitraan ini, kita dapat menemukan berbagai peluang untuk berkembang secara bersama-sama." 

Menurutnya, kemitraan kreatif dapat mewujudkan masa depan yang cerah bagi industri media di ASEAN dan China.

Chen Dehai, Sekretaris Jenderal ASEAN-China Centre, juga merasa yakin atas masa depan kerja sama media ASEAN-China, dan berkata, "Kini, hubungan ASEAN-China berada di titik sejarah baru dengan prospek yang lebih luas."

Dia juga menambahkan, "Kerja sama media di kedua pihak berpotensi besar pada masa mendatang."

Dengan mekanisme kemitraan baru, CCTV+ melansir program bagi mitra-mitra di ASEAN, AgriToday.

Program ini mengangkat teknologi pertanian buatan China yang terkemuka di dunia, dan menawarkan informasi terkini serta tayangan video.

Peresmian kerja sama telah dilakukan CCTV+, Vietnam News Agency dan Vietnam Rural TV yang berada dalam naungan Voice of Vietnam.

Di forum ini, peresmian "2021 Lancang-Mekong Mobile Cinema" juga telah digelar dan film dokumenter "Amazing Southeast Asia" turut diluncurkan.

Kedua proyek ini ingin mempromosikan komunikasi lintasbudaya yang lebih baik antara masyarakat China dan ASEAN.

Forum ini ditutup dengan sebuah sesi diskusi panel secara virtual. Dalam sesi ini, para perwakilan media China dan ASEAN mengulas topik "Kerja sama Media & Pembangunan Regional".

Para panelis juga berdiskusi tentang topik-topik seperti memerangi berita palsu (fake news) dan bias media, sebagai upaya untuk tingkatkan kesejahteraan regional pasca pandemi, kalangan media China & ASEAN jalin komunikasi dan pererat kerjasama.