jasa-ekspedisi-logistik

Internet of Things Menghantarkan Momentum 2015 Menjadi The Era Of Integration

Ajang Berita, Telematika - Internet of things menghantarkan momentum 2015 menjadi the era of integration. Intel Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk fokus menjadi penggerak inovasi di Indonesia. Kali ini, Intel akan memanfaatkan momentum tahun 2015 yang diramalkan akan menjadi The Era of Integration dengan maraknya adopsi teknologi Internet of Things (IoT).

Internet of Things Menghantarkan Momentum 2015 Menjadi The Era Of Integration

Internet of Things menjadi jembatan yang akan membantu kehidupan manusia untuk menuju The Era of Integration di tahun mendatang. Intel berkomitmen untuk menjadi penggerak inovasi ICT lokal demi menuju Indonesia yang makin terintegrasi melalui adopsi Internet of Things (IoT),” ungkap Harry K Nugraha, Country Manager Intel Indonesia, pada acara, Bincang Akhir Tahun: Prediksi Teknologi Tahun 2015.
internet-of-things-menghantarkan-momentum-2015-menjadi-the-era-of-integration
Internet of Things Menghantarkan Momentum 2015 Menjadi The Era Of Integration
Di kesempatan yang sama, Hermawan Sutanto, Marketing Director Intel Indonesia. menjelaskan berbagai pencapaian Intel sepanjang tahun 2014 yang disebut-sebut sebagai The Year of Mobility. “Mengawali tahun 2014, Intel telah berinovasi untuk membuat prosesor yang memiliki performa tinggi dan rendah daya untuk ditanamkan dalam perangkat mobile. Hasilnya, dalam waktu kurang dari 1 tahun Intel mampu bergerak dari posisi delapan menjadi nomor dua dari segi penjualan tablet berbasis prosesor Intel di Indonesia,” jelas Hermawan.

Dengan pencapaian luar biasa tersebut, Intel yakin dapat terus berinovasi dan memajukan Indonesia. “Intel akan fokus menjalin kemitraan dengan System Integrator Partner, komunitas developer dan pemerintah untuk mendukung ekosistem ICT lokal berinovasi menuju era integrasi,” lanjut Harry.

Ia pun menjelaskan bahwa tahun depan juga merupakan The Year of Local Innovation untuk Intel Indonesia. Hal ini dikarenakan adanya potensi besar dengan maraknya adopsi IoT di dunia sehingga para developer serta inovator Indonesia dapat memanfaatkan momentum ini.

Prediksi Intel ini didukung dengan data dari International Data Corporation (IDC) yang memprediksi bahwa pasar global untuk perangkat yang mengadopsi IoT akan tumbuh menjadi dari USD $1,9 triliun pada 2013 menjadi USD $7,1 triliun pada 2020. Kemudian, menurut IDC banyaknya perangkat yang terhubung akan membuat ekosistem IoT diperkirakan tumbuh menjadi 200 miliar pada 2020. IDC juga meprediksi volume data di dunia ini akan bertambah dua kali lipat setiap 2 tahun sehingga pada 2020 jumlah data mencapai 44 zettabytes atau 44 triliun gigabyte.

“Intel akan terus menjadi pendorong inovasi lokal di Indonesia. Kita harus dapat memanfaatkan momentum Era of Integration ini dengan sebaik-baiknya. Bagi Intel, kuncinya adalah tersedianya produk inovatif serta menggalang kolaborasi para Designer, Engineer, dan Entrepreneur di Indonesia,” tutup Harry.

Internet of things menghantarkan momentum 2015 menjadi the era of integration.