jasa-pengiriman-ekspedisi

Industri Plastik Beralih Gunakan Material yang Bermanfaat dan Bernilai Tambah

Ajang Berita - Industri plastik beralih gunakan material yang bermanfaat dan bernilai tambah. Demi mengatasi berbagai isu mengancam perkembangan industri plastik di masa depan, pelaku industri aktif menjalankan transformasi di seluruh sektor.

Industri Plastik Beralih Gunakan Material yang Bermanfaat dan Bernilai Tambah

Ketua Taiwan Plastics Industry Association yang baru, Benker Liao, berkolaborasi dengan pelaku industri guna mengubah industri plastik.
industri-plastik-beralih-gunakan-material-yang-bermanfaat-dan-bernilai-tambah
Industri plastik beralih gunakan material yang bermanfaat dan bernilai tambah
Ketua Taiwan Plastics Industry Association yang baru terpilih, Benker Liao, CEO, Benison & Co., ingin menjalankan tiga hal, yakni transformasi digital, pelatihan SDM, dan pemutakhiran litbang. 

Tujuannya adalah menarik minat tenaga profesional, berhasil mewujudkan transformasi digital, dan mendorong anggota asosiasi agar mengubah bisnis demi menciptakan nilai tambah yang lebih besar.

Menurut statistik, industri plastik di Taiwan memiliki sekitar 7.000 perusahaan, dan 70% di antaranya bergerak dalam kegiatan ekspor, serta menjadi kontributor devisa penting bagi ekonomi Taiwan. 

Industri ini menghasilkan lembaran film khusus pada peralatan yang digunakan di sektor informasi elektronis global, serta pada alat-alat kesehatan dan pakaian yang ramah lingkungan. 
Produk-produk ini turut menyumbangkan devisa dengan nilai signifikan.
Namun, demi mengatasi berbagai isu termasuk kelestarian alam di dunia, dan keterbatasan jumlah SDM yang mengancam perkembangan industri plastik di masa depan, pelaku industri aktif menjalankan transformasi di seluruh sektor.

Menurut Taiwan Plastics Industry Association, sampah plastik telah tercantum dalam amandemen Konvensi PBB Basel pada 2018.
Dampaknya, aturan tentang sampah plastik semakin ketat di seluruh dunia.
Sejalan dengan tren pelestarian lingkungan hidup di dunia, negara-negara berkomitmen terhadap target-target penurunan karbon secara lebih agresif, dan beraksi untuk mencapainya.

Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara Eropa juga telah mencanangkan program nol karbon.

Tren-tren ini membuat material ramah lingkungan sebagai standar yang diterima pada masa mendatang.

Sebagai ilustrasi, Chi Meng Industry Co., Ltd, produsen global yang membuat karet dan plastik busa, telah memperbarui peralatannya dan mengembangkan teknologi daur ulang.
Alat dan teknologi ini mampu mendaur ulang sisa papan busa.
Lebih lagi, Chi-Meng melakukan penelitian untuk membuat inovasi seperti KNOWHOW yang unik, menghasilkan busa lewat vulkanisasi peroksida.

Metode ini tak hanya mengganti busa EPDM biasa yang terbuat dari vulkanisasi sulfur, namun juga memberikan daya tahan terbaik terhadap bahan kimia dan insulasi untuk produsen semikonduktor dan elektronik.

Taiwan Plastics Industry Association menegaskan, industri plastik harus beralih memakai material yang bermanfaat dan bernilai tambah.

Setelah menjabat, Benker akan bekerja keras untuk mengarahkan anggota-anggota asosiasi menuju manufaktur bernilai tambah, yakni dengan menghapus pola pikir manufaktur lama.

Pemain industri hanya dapat memutakhirkan bisnisnya jika betul-betul menjalankan transformasi di seluruh jenjang perusahaan.

Dan akhirnya diharapkan industri plastik beralih gunakan material yang bermanfaat dan bernilai tambah.