Kenapa Harus Berhenti Merokok?

Ajang Berita, Kesehatan - Banyak perokok aktif yang bertanya, kenapa harus berhenti merokok. Kita mungkin tahu tentang hubungan antara merokok dan kanker paru-paru, tetapi apakah kita tahu bahwa rokok ini juga terkait dengan penyakit jantung, stroke, dan penyakit paru-paru kronis lainnya? Rokok juga dapat meningkatkan risiko kanker kandung kemih, tenggorokan dan mulut, ginjal, leher rahim dan pankreas.

Kenapa Harus Berhenti Merokok?

Mari kita lihat fakta-fakta yang ada, yang membuat kita berfikir untuk bertanya kenapa harus berhenti merokok

Merokok adalah penyebab paling dapat dicegah kematian di Amerika Serikat. Rokok menyebabkan kematian lebih dari satu dari lima di Amerika. 90 persen dari kanker paru-paru pada pria secara langsung berhubungan dengan rokok dan 80 persen dari kanker paru-paru pada wanita disebabkan oleh Rokok. Sekitar 23 persen pria dewasa dan sekitar 18 persen perempuan dewasa asap. Persentase tertinggi dari orang yang Merokok adalah antara usia 25 dan 44, tak heran banyak yang bertanya kenapa harus berhenti merokok

kenapa-harus-berhenti-merokok
Merokok Dapat Membunuh Kita
Menurut the American Heart Association, kebanyakan orang dewasa perokok mulai merokok ketika mereka praremaja atau remaja, sehingga sulit menganjurkan mereka untuk menghindari menghisapnya tanpa bertanya kenapa harus berhenti merokok. Sayangnya, banyak orang muda tidak sepenuhnya memahami bahaya merokok. Sekitar 60 persen dari anak-anak Amerika usia 4-11 terpapar asap rokok di rumah. Bahkan rata-rata, perokok mati 13 sampai 14 tahun lebih awal dari perokok. Namun kabar baiknya, sejak tahun 1965, lebih dari 45 persen dari Perokok dewasa telah berhenti menghisap rokoknya. 

Melihat fakta-fakta tersebut, setiap perokok dapat menjadi salah satu dari jutaan orang yang berhasil berhenti setiap tahun, tanpa harus bertanya kenapa harus berhenti merokok.
jasa-pengiriman-ekspedisi