Program Beasiswa Intensive Bootcamp Digelar Guna Tumbuhkan Kompetensi Developer Muda di Era Teknologi Digital

Ajang Berita - Program beasiswa intensive bootcamp digelar guna tumbuhkan kompetensi developer muda di era teknologi digital. Dukung Pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia dan ketenagakerjaan, Evermos dan Muhammadiyah sediakan beasiswa pelatihan dan kesempatan kerja bagi tech engineer.

Program Beasiswa Intensive Bootcamp Digelar Guna Tumbuhkan Kompetensi Developer Muda di Era Teknologi Digital

Startup social-commerce Evermos bersama dengan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) dan perusahaan penyedia pelatihan bernama Refactory mengadakan program beasiswa pelatihan (bootcamp) bagi Tech Engineer atau developer muda dengan nama Developer Muda Camp (DevMu).
program-beasiswa-intensive-bootcamp-digelar-guna-tumbuhkan-kompetensi-developer-muda-di-era-teknologi-digital
Program beasiswa intensive bootcamp digelar guna tumbuhkan kompetensi developer muda di era teknologi digital
Program ini bertujuan untuk membangun generasi muda yang semakin mumpuni dalam berkarya di era teknologi digital.

Pesertanya tidak terbatas hanya berasal dari organisasi Muhammadiyah saja, melainkan terbuka untuk umum.
Batch pertama diadakan secara luring di Yogyakarta selama bulan Januari-Maret 2022.
Dalam program ini, peserta mendapatkan fasilitas stay-in lengkap seperti penginapan dan akomodasi, serta program pelatihan yang komprehensif seperti real study case, kurikulum terbaru, dan pendampingan langsung dari para profesional.

Yang tak kalah menarik, di akhir pelatihan para peserta berkesempatan untuk langsung mendapatkan posisi bekerja di Evermos.

Pemberdayaan Kesejahteraan Masyarakat dan Ekonomi Inklusif

Jauhari Khairul Kawistara, Co-Founder dan Head of Technology Evermos, menyampaikan "Saya berharap dari kerja sama ini kita dapat menciptakan satu sinergi yang baik.

Dengan hadirnya kandidat-kandidat yang kompeten, nantinya mereka dapat berkontribusi secara langsung dalam menciptakan berbagai produk digital yang turut mendukung upaya pemberdayaan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi inklusif antara individu masyarakat, mitra UMKM, dan konsumen."
program-beasiswa-intensive-bootcamp-digelar-guna-tumbuhkan-kompetensi-developer-muda-di-era-teknologi-digital-
Evermos dan Muhammadiyah sediakan beasiswa pelatihan dan kesempatan kerja bagi tech engineer
Wahyu Putra, Supervisor dan Trainer Officer DevMu, menjelaskan, "Semangat Evermos menjadi salah satu inspirasi bagi IPM untuk dapat mencetak pemuda-pemuda yang mampu membangun bisnis startup-nya sendiri. Kami berterima kasih atas kesempatan ini."

Andri Wahyudi, Ketua Pelaksana DevMu dan Sekretaris Bidang Teknologi Informasi PP IPM, kemudian menjelaskan bahwa terdapat lebih dari 200 orang yang mendaftarkan diri pada batch pertama saat ini.

"Kami berharap dapat memperkaya IPM dengan pemahaman dan pemanfaatan teknologi pemrograman.

Lebih dari 200 orang yang mendaftar telah dites dan diseleksi, hingga diputuskan ada 6 orang yang diloloskan dalam seleksi batch pertama.

Bagi mereka yang belum lulus tidak perlu berputus asa karena tetap akan mendapat pembinaan oleh tim Pelaksana DevMU secara terpisah, sehingga mereka tetap dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya.

Mereka yang belum lulus pun masih mendapat kesempatan untuk mendaftar pada pembukaan batch selanjutnya."

Rencananya, program pelatihan Bootcamp ini akan menargetkan total 60 penerima beasiswa pelatihan yang terbagi menjadi 6 batch.

Diharapkan para peserta dapat menjadi tech engineer dan developer dengan kemampuan dan pengetahuan yang lebih matang, sehingga lebih siap untuk terjun ke dunia profesional, khususnya produk digital di bidang pemberdayaan ekonomi inklusif dan kesejahteraan masyarakat.

Akses, Kesempatan, dan Pelatihan Bagi UMKM dan Individu

Evermos merupakan sebuah platform social-commerce yang memudahkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan individu, dengan menjembatani para individu yang ingin menjadi reseller untuk menjual berbagai produk dengan kualitas baik dan halal milik UMKM lokal dan nasional kepada para konsumen.

Didirikan pada November 2018, Evermos bertujuan untuk mewujudkan ekonomi & kemakmuran yang inklusif.

Hal ini dicapai dengan memberikan akses, kesempatan, dan pelatihan bagi UMKM dan individu reseller agar semakin mandiri secara finansial.

Saat ini Evermos telah memberdayakan lebih dari 500.000 reseller yang tersebar di seluruh Indonesia.

Para reseller ini mendapatkan komisi dengan menjual berbagai produk yang terdapat di dalam aplikasi Evermos, yang saat ini jumlahnya mencapai lebih dari 600 merek dagang dengan proporsi mayoritas merupakan UMKM.

Rata-rata penghasilan reseller aktif di Evermos dapat mencapai Rp 10 juta setiap bulannya dengan omzet hingga ratusan juta rupiah.

Di tahun 2021, Evermos berhasil mendapatkan pendanaan seri B, sehingga total pendanaan yang telah masuk sebesar USD 38mn atau lebih dari Rp 540 Miliar.

Masih di tahun yang sama, Evermos berhasil masuk ke dalam daftar prestisius Forbes Asia 100 to Watch sebagai salah satu dari 100 perusahaan baru di wilayah Asia-Pasifik yang mampu memberikan perubahan sosial dan bertumbuh dengan cepat di masa pandemi.

Evermos juga merupakan anggota dari Global Innovator untuk World Economic Forum yang berpartisipasi aktif dalam pembahasan ekonomi dunia, khususnya pada sektor UMKM.

Baru-baru ini, salah satu founder Evermos yaitu Iqbal Muslimin juga berhasil masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 di tahun 2022.

Dan program Beasiswa Intensive Bootcamp digelar guna tumbuhkan kompetensi developer muda di era teknologi digital
jasa-pengiriman-ekspedisi